Hotel Umega
takanajuo.blogspot.com
Hotel Umega
Book and Reservation: (0754)558180 - 558323
Hotel Umega
Book and Reservation: (0754)558180 - 558323
Hotel Umega
Meeting Room
Takana Juo
Dodi Yulianda
Jumat, 08 April 2011
Kuliah di Harvard dari rumah
2 Juta Laptop untuk Guru
"Itu sebabnya kami ingin membuat program mulia 10 ribu laptop bagi para guru dengan skema pembiayaan yang mudah dan murah lewat kampanye Satu Solusi untuk Pendidikan," kata Abbi Angkasa Perdana, Presiden Direktur PT Satusolusi Intermedia Utama, di Jakarta, Selasa (5/4/2011).
Skema pembiayaan yang murah bisa didapat oleh guru melalui program cicilan komputer berbasis syariah dengan jangka waktu dua tahun. Ada tiga skema cicilan yang bisa dipilih mulai dari Rp 237 ribu hingga Rp 388 ribu tergantung jenis laptopnya.
Rusia Tawarkan Beasiswa S-1 sampai S-3
Info Terbaru.. Bagi yang berminat, persyaratan yang harus dipenuhi untuk pelamar beasiswa S-1 adalah nilai ijazah rata-rata 8,0 untuk mata pelajaran yang sesuai program studi tujuan, tidak ada angka merah untuk mata pelajaran lain, dan melengkapi berkas-berkas yang diperlukan.
50 Beasiswa ke Selandia Baru
Tahun ini Indonesia dapat kuota 50 beasiswa pascasarjana dari pemerintah Selandia Baru. Mau?
Beasiswa diberikan melalui program beasiswa ASEAN tahun ajaran 2012. Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia David Taylor menyatakan, ini adalah kesempatan besar bagi para siswa berprestasi untuk menyumbang sesuatu untuk pembangunan Indonesia di masa depan.
"Belajar di Selandia Baru membuka sebuah prospek baru dan menarik, serta menghasilkan keterampilan dan kualifikasi yang diperlukan untuk memberikan sumbangan yang tahan lama dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan politik di negara asal para siswa," kata Taylor seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (30/3/2011).
Sabtu, 06 Juni 2009
Negosiasi Ambalat Alot, Kalla Nyatakan Siap Perang
PALU, KOMPAS.com — Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla mengakui perundingan mengenai perbatasan Indonesia dengan Malaysia perihal kawasan blok minyak dan gas bumi Ambalat berlangsung alot. Oleh sebab itu, ia menyatakan bahwa Indonesia siap berperang jika perundingan memang sudah buntu. Apabila anggaran militer dinilai kurang untuk persiapan berperang, Wapres Kalla menyatakan bahwa pemerintah bisa saja menambah alokasi anggarannya.
Wapres Kalla menegaskan hal itu menjawab salah seorang anggota Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) seusai membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional I KNPI di Silae Convention Hall Swissbell Hotel Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/6) siang waktu Indonesia bagian tengah (Wita).
Pernyataan Wapres Kalla disampaikan di hadapan sekitar 700 pemuda KNPI yang hadir. Sejumlah pemuda berteriak-teriak ketika ada yang bertanya mengenai sikap pemerintah jika Malaysia terus masuk dan melanggar batas kedaulatan NKRI di kawasan Ambalat. "Perundingan memang alot. Namun, jika konflik tidak bisa diselesaikan dan perundingan sampai ke titik buntu dan wilayah yang kita yakini itu benar, tentu kita harus selalu siap untuk menyelesaikan segala sesuatu, termasuk perang. Akan tetapi, itu jika negosiasi buntu," ujar Kalla.
Kalla menambahkan, "Jadi, harus siap untuk itu (perang)." Menurut Kalla, "Kalau anggaran dana terbatas, tentu bisa ditingkatkan. Hanya dengan ekonomi, anggaran dana bisa ditingkatkan."
Kalla menjelaskan, perundingan tetap harus diutamakan. Namun, bila buntu, maka kita harus bicara kekuatan perang. "Jadi, TNI itu bukan hanya untuk berparade," lanjut Kalla lagi. Soal pembangunan kawasan perbatasan, termasuk perbatasan Indonesia dan Malaysia yang dilaporkan belum dilakukan, Kalla mengakui akan mengecek lebih dulu, seperti apa kemajuannya.














